Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Muhammad Nuh mengatakan, hubungan budaya yang mengakar dan kesamaan antara Indonesia dan Iran merupakan landasan untuk membangun hubungan dan kerjasama antara kedua negara.
Dia membuat pernyataan dalam upacara menandai Pekan Budaya Iran di Jakarta di hadapan Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran Mohammad Hosseini. Demikian dilaporkan IRNA pada Jumat (9/3).
"Penyelenggaraan Pekan Budaya Iran menunjukkan persamaan kultur antara kedua negara," kata Muhammad Nuh. Ditambahkannya, "Dalam diplomasi kebudayaan, semua pihak harus melihat persamaan dan mengubah perbedaan menjadi peluang."
Seraya menyambut motto even budaya itu, "Iran dan Indonesia; Menjembatani Kesenjangan Antara Bagian Timur dan Barat Dunia Muslim," Muhammad Nuh menyerukan perluasan semua hubungan di antara Jakarta dan Tehran.
Di pihak lain, Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran mengatakan, Indonesia dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar dan Tehran menekankan pentingnya untuk mempromosikan hubungan budaya dan kerjasama dengan Jakarta.
"Iran dan Indonesia memiliki kerjasama yang erat di forum dan organisasi internasional," kata Hosseini. Ditambahkannya, musuh umat Islam berupaya menebarkan benih perselisihan di antara mereka. Hubungan budaya di kalangan umat Islam harus lebih solid.
Pada kesempatan itu, Hosseini menyatakan kesiapan Iran untuk menjadi tuan rumah Pekan Budaya Indonesia di Tehran. (IRIB Indonesia/RM/PH)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar