Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Politik Luar Negeri di Parlemen Republik Islam Iran, Mohammad Karim Abedi, menyinggung kebungkaman media massa Barat menyaksikan kembalinya para duta besar negara-negara Eropa ke Tehran dan mengatakan, "Kembalinya para duta besar Eropa ke Tehran, membuktikan besarnya pengaruh Republik Islam Iran di kancah internasional."
Abedi dalam wawancaranya dengan Fars News (12/3) mengatakan, kembalinya para duta besar Eropa itu membuktikan kekuatan politik Republik Islam di kancah internasional.
Para duta besar Eropa bersama-sama meninggalkan Tehran dalam rangka memprotes aksi demo mahasiswa Iran di Kedutaan Besar Inggris di Tehran.
Menyinggung kebungkaman media massa Barat menyikapi kembalinya para duta besar Eropa ke Tehran dibandingkan kontroversi ketika mereka meninggalkan Iran, Abedi mengatakan, "Ketika para duta besar negara-negara Barat meninggalkan Iran dalam rangka memprotes demonstrasi mahasiswa Iran di Kedubes Inggris di Tehran, media massa Barat menurunkan berbagai berita mengenai hal itu dengan cepat dan beruntun, akan tetapi kini mereka memilih untuk bungkam menyikapi kembalinya para dubes Barat ke Tehran."
Menurut Abedi, pengutusan kembali para duta besar Barat ke Tehran, juga membuktikan satu hal bahwa Barat sangat membutuhkan interaksi dengan Iran. (IRIB Indonesia/MZ/PH)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar